Tertib Lalu Lintas ala IKC Bandung

BANDUNG | autoglobemagz.com – Indonesia Kijang Club (IKC) cabang Bandung, memperkenalkan Safety Driving dengan mengadakan sebuah seminar yang bertema “Aku dan Clubku Tertib Lalu Lintas” bertempat di Restaurant Sari Bunda pada hari Sabtu tanggal 14 April 2012. Dengan adanya seminar ini para pengurus IKC ingin memperkenalkan kepada rekan-rekan komunitas lainnya pentingnya Safety Driving, karena komunitas otomotif biasanya selalu identik dengan hura-hura serta sering terjadinya tidak teratur dalam bekendara di anggota club.

 

Dalam sukses acara seminar ini, IKC Bandung bekerja sama dengan RSA (Road Safety Association) sebagai pembicara, yang di wakili oleh Rio Octiviano selaku ketua umum dan beberapa pengurus RSA lainnya. Acara ini di ramaikan dengan para undangan rekan-rekan otomotif lainya seperti IKC Jakarta, IKC Jogja, Corolla Twincam Indonesia (CTI), AXIC, DX Bandung,  Esche Slalom, El Pasco, Ferio.org serta Scooterist On The Web yang menjadi perwakilan komunitas roda 2. Dengan adanya para undangan beberapa komunitas agar bisa terapkan tertib Lalu Lintas di jalan raya di dalam anggotanya dan sebagai hal terpenting dari komunitas tersebut.Di hadiri kurang lebih 40 orang serta di mulai nya pada setelah makan siang. Acara seminar di buka oleh Ketua IKC Bandung yaitu Lingga. “semoga seminar ini bisa bermanfaat untuk kita saling berbagi soal keselamatan dijalan raya dan Komunitas Otomotif dapat menjadi contoh yang baik bagi pengendara jalan yang lain” ungkap Lingga ketua IKC Bandung.

Rio juga menuturkan bahwa ada fakta yang terjadi di lapangan, pemicu utama kecelakaan lalu lintas jalan adalah perilaku pengendara. data kecelakaan yang dimiliki oleh RSA yang bersumber dari pihak terkait untuk wilayah Bandung pada tahun 2011 yang lalu, setiap hari dijalanan kota Bandung merenggut satu korban jiwa. Sebanyak 70% dipicu oleh perilaku pengendara. Acara seminar tak hanya diisi oleh materi dari pihak pembicara tapi juga ada sesi tanya jawab dengan peserta dan pengalaman kecelakaan yang pernah dialami oleh Rini Perwakilan AXIC Bandung . Para peserta juga sangat antusias yang diawali Nugi anggota IKC Bandung, bagaimana menentukan siapa yang salah saat tabrakan beruntun? lalu Damar dari CTI Bandung yang menyodorkan perilaku pengendara melaju pelan tapi di lajur kanan dan Ilham sebagai Ketua Umum IKC yang menanyakan soal penggunaan lampu hazard saat bermobil dan Konvoi karena di IKC sedang mengkampanyekan “No Hazard During Convoy”

Pihak RSA yang diwakili Rio menjawab semua pertanyaan, dimulai tentang lampu hazard, mengingatkan bahwa pemakaian lampu hazard bisa membingungkan pemakai jalan yang lain. Kedua lampu sein yang menyala bersamaan membingungkan, apakah mau belok kanan atau kiri sedangkan Soal tabrakan beruntun, Rio mengajak para peserta seminar agar menjaga jarak saat berkendara. Dia mengimbau agar tidak berkendara menguntit (tail gaiting). “Jaga jarak dengan menggunakan jeda waktu tiga detik agar aman,”.Setelah puas bertanya jawab acara dilanjutkan dengan menyerahkan hadiah doorprize kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dari MC, sesi foto dan penyerahan buku UU Lalu Lintas no 22 Tahun 2009. pihak RSApun berpesan konsentrasi berkendara menjadi kunci penting untuk keselamatan di jalan. oleh Karena itu, segala kegiatan yang mengganggu konsentrasi diabaikan. Salah satunya, tak perlu berponsel saat berkendara. Bagi RSA kegiatan bersama IKC Bandung merupakan tonggak penting untuk menularkan virus keselamatan jalan kepada seluruh pengguna jalan.

 

Teks/Foto: trie / Dok.IKC

 

admin

autoGlobemagz.com adalah situs berita komunitas otomotif untuk Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *