Citra Leorista Berawal Dari Cinta Membuka Peluang Usaha

 

citra

“ Batik is not only visually fine looking but also philosopically meaningful”

 (Citra leorista)

autoGlobemagz.com  – Bermula dari kecintaannya pada kain batik, Citra Leorista Lajang kelahiran Bandung 24 Juli 1984 ini merintis usaha seni batik hingga menghantarkan dirinya menjadi Entrepreuner wanita muda yang mandiri dan berkarakter nusantara.

Anak sulung dari dua bersaudara lulusan S1 manajemen UNPAS Bandung ini membagikan pengalamannya memulai bisnis seni batik ini. Citra menceritakan,” kisah awal sebelum usaha ini dirintis dan berjalan seperti sekarang, ada pengalaman terkenang yang melatar belakangi bisnisnya, begini kisahnya , “ ketika masih duduk di bangku kuliah saya sudah memiliki selera berbeda soal cara berpakaian, di saat teman- teman yang lain di kampus mengikuti trend fashion justru saya sebaliknya, ucap Citra, seraya Citra mengerutkan dahinya mengenang masa indah belajar di kampus.

Dari jaman masih ngampus , saya tak segan atau malu menggunakan batik ke kampus, ya seneng saja memakainya malah lebih percaya diri dan fashionable walaupun di luar mainstream trend fashion saat itu, entah mengapa , di rumah pun kadang memakai batik untuk pakaian sehari-hari, terang ,” Citra.

Sebelumnya, wanita dengan paras ayu berdarah jawa yang memiliki banyak bakat seperti menyanyi, menjadi foto model ini bilang,”bakat saya di bidang lain itu hanya bagian hobby saja, bukan profesi , tetapi hobby itu bisa menunjang juga karir bisnis seseorang, nah bisnis di wilayah seni batik adalah passion dan effort yang tidak terbatas bagi saya,” sambil melepas senyumnya,”

Citra pernah bekerja di salah satu Bank swasta di kota Bandung, sejujurnya saat bekerja pun bisnis ini kecil-kecilan berjalan namun tidak terlalu serius. Karena hidup adalah pilihan dan harus ambil keputusan, baru di awal tahun akhir maret 2012 akhirnya Citra lebih memilih untuk mengundurkan diri dari tempatnya bekerja, ini demi keseriusan dan insting bisnisnya yang mulai bermuara di benaknya, lebih baik usaha sendiri lalu memulainya, tutur Citra saat di temui autoGlobe di butik batiknya jalan karapitan no 53 Bandung.

citra leoris

Tidak menunggu lama,sehari setelah berhenti bekerja besok harinya Citra langsung mendaftarkan diri jadi siswi di studio Intermodel Bandung, dengan mengambil kelas khusus (fashion design class) dari sinilah Citra menunjukan keseriusannya dengan membekali ilmu seni sebagai modal awal.di sekolah inilah saya mulai belajar tekun ,fokus membuat pola dan gambar lalu mulai bertahap belajar menjahit sendiri sampai jadi pakaian cantik batik,jelas Citra.

Setelah menyelesaikan sekolah designnya Citra mulai memproduksi hasil karyanya sendiri di rumahnya di daerah Cukang Jati Gatot Subroto Bandung, hasil karya motif dan gambar hingga menjadi sebuah pakaian mulai di perkenalkan dan dipasarkannya sendiri, ini semata mata agar kita tahu apakah karya dan produk kita memiliki nilai dan layak jual, bagaimanapun respon pasar itu sangat penting termasuk menjual ke teman sendiri. seiring waktu dan bisnis yang mulai berkembang dan untuk memperluas market , Citra memilih berpindah tempat dari rumahnya di cukang jati ke tengah-tengah pusat kota Bandung.  kini showroom sekaligus workshopnya menjadi tempat belajar sebagai nilai tambah buat konsumen dan lebih mudah menjangkaunya, disini konsumen bisa melihat proses membatik tulis. kalau sudah mendapati respon yang baik barulah berkreatifitas kembali untuk mengembangkan, ungkap Citra.

Citraethnic sebenarnya memang memiliki limited segmen market artinya saat ini hanya melayani berdasarkan pesanan langsung sesuai selera konsumen. gampangannya, konsumen lah yang menentukan, mulai memilih bahan,desain juga motif lalu kami mengerjakannya sesuai permintaan, biasanya calon konsumen berkonsultasi dulu, setelah cocok semuanya baru bisa di ukur badan langsung disini, kalaupun ada pelanggan dari luar kota biasanya sama konsultasi dulu.

Untuk harga batik custom di citraethnic ini mulai dari harga 200 ribu sampai di atas 2 juta, tergantung bahan dan desain yang dipilih konsumen, soal waktu pengerjaan Citra menargetkan waktu 2 sampe 3 hari pakaian yang konsumen pesan sudah selesai.

Tidak hanya Batik murni, Jenis Batik tulis hasil kombinasi sudah di buat citraethnic dan banyak macamnya misalnya yang berkombinasi dengan bahan kain lain seperti Batik yang di padu dengan bahan kain tenun, carduroy, denim, songket dan jenis bahan lain.

Sampai saat ini motif yang telah dihasilkan kurang lebih ada 50 motif yang telah menjadi ciri Citraetnic. Untuk mengembangkan motif dan memperbaiki kualitas, Citraethnic berkolaburasi dengan salah satu workshop dan pengrajin batik berpengalaman di Yogyakarta . Hem Batik tulis wayang granit untuk pria, batik lawasan blouse untuk wanita , blazer, skirt dan lainnya sudah banyak  dipakai konsumen citraethnic.

Bagaimana sasaran marketnya , Citra menjelaskan kebanyakan konsumennya adalah profesional muda di rentang usia 25 – 40 tahun, ada juga yang lebih dari usia itu, beberapa strategi market yang di bangun diantaranya mengikuti pameran skala lokal dan nasional, lalu development base brand  www.citraethnic.com atau lewat media sosial, kadang ada konsumen loyalis  ikut membantu memasarkannya lewat mulut ke mulut. Hingga kini sasaran marketnya tetap domestik yakni  tiap kota di Indonesia, konsumen seperti dari Jakarta, Bandung, Solo, Jogya, Bali, Medan dan kota lainnya, ada juga dari Malaysia dan Uzbekistan.

Untuk meningkatkan daya saing dan kualitas desain produksi serta memperluas pasar batik di nusantara dan dunia melalui Media sosial. sejauh ini Citra ethnic reguler mencoba eksis di pameran pameran, workshop,seminar-seminar yang berkaitan dengan peningkatan usaha UMKM di dinas dinas terkait bersama Disperindag, Bapeda, Dinas Koperasi Kota Bandung.

Di dalam benaknya, Citra berharap kedepan di Indonesia fashion batik  mampu memiliki daya saing yang tinggi dan keunikan tersendiri lalu dapat memenuhi kebutuhan permintaan konsumen dimanapun untuk segala jenis pakaian apapun sampai akhirnya batik bisa menjadi pakaian sehari hari, Pungkas Citra membagi kisah suksesnya .”

oleh : agungsatriyo

admin

autoGlobemagz.com adalah situs berita komunitas otomotif untuk Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *