AMERIKA | autoglobemagz.com – Kabar mengejutkan dari Transportation Secretary Anthony Foxx yang telah mengumumkan produsen besar TAKATA harus menarik hasil produknya untuk Airbags System yang memiliki kecacatan terhadap airbag inflator (Inflator kantung udara). Atas pengumuman ini Takata telah setuju bakal menarik produknya secara nasional di jenis-jenis tertentu yang hampir 34 juta jumlah kendaraan yang akan ditarik untuk inflators Takata yang rusak. Keterangan resmi dari Transportation Secretary Anthony Foxx merupakan hasil peninjauan dari Inflators yang dibuat dengan propelan yang dapat menurunkan dari waktu ke waktu dan telah menyebabkan pecah yang telah disalahkan atas kejadian memakan enam korban meninggal di seluruh dunia.
Sekretaris Foxx juga mengumumkan bahwa Highway Administration (NHTSA) Departemen Nasional Keselamatan Lalu Lintas mengeluarkan Izin Order untuk Takata. Persetujuan Orde mengharuskan perusahaan untuk bekerja sama dalam semua tindakan regulasi masa depan yang NHTSA melakukan penyelidikan dan pengawasan Takata berkelanjutan. Selain itu, NHTSA mengumumkan niat untuk memulai proses hukum formal untuk mengatur dan memprioritaskan penggantian inflators Takata rusak di bawah otoritas hukum badan.
“Hari ini adalah langkah maju yang besar bagi keselamatan publik, Departemen Perhubungan mengambil langkah-langkah proaktif yang diperlukan untuk memastikan bahwa inflators rusak diganti dengan yang aman secepat mungkin, dan bahwa risiko tertinggi dibahas pertama. Kami tidak akan berhenti pekerjaan kita sampai setiap kantong udara diganti” ungkap Sekretaris Foxx yang dilansir di autoblog (19/05/15)
Kejadian recall ini merupakan sejarah terburuk bagi Takata karena menarik lebih dari 33 juta kendaraan yang menggunakan Airbag Takata direcall. NHTSA juga berencana menerbitkan pemberitahuan dari niat untuk membuka persidangan yang akan mengkoordinasikan program perbaikan untuk Takata inflators untuk mengatasi risiko tertinggi cepat.
Teks/Foto : Tri/www


