JAKARTA | autoglobemagz.com – PT Topindo Atlas Asia selaku pemegang merek Top 1 dan PT Roda Putar Maju Selaras pemegang merk Pirelli mengajak siswa SMK Negeri 8 Bandung merakit motor cafe racer. Motor karya anak bangsa dari Kota Kembang itu pun dipajang di ajang Jakarta Fair 2015. Kerja sama ini menjadi kolaborasi ketiga di 2015 yang dilakukan oleh TOP 1 dan Pirelli sebagai brand otomotif. Dan merupakan kelanjutan dari kerja sama di TOP 1 MV Agusta Pirelli Racing Team serta Indonesia Trackday Series.
Dalam hitungan hari, motor cafe racer dengan mesin empat silinder, 400cc itu telah selesai dirakit di bengkel SMKN 8 Bandung. Patut diketahui, siswa-siswa perakit motor itu masih duduk di kelas XI dan berasal dari dua jurusan yang berbeda. Pertama adalah Tehnik Sepeda Motor (TSM) dan Tehnik Body Repair. performa motor cafe racer berwarna hitam itu akan diuji coba setelah ajang Jakarta Fair berakhir. Motor itu menggunakan produk terbaru dari TOP 1 yang hadir di awal tahun 2015 dan sangat diminati masyarakat yaitu, oli TOP 1 Classic 20W-50. Untuk ban, Pirelli memberikan salah satu produk terbaiknya yaitu Pirelli Diablo Rosso II.
“Di bawah panji-panji TOP 1 Academy, kami dan Pirelli menantang siswa-siswi SMKN 8 Bandung untuk membangun sebuah motor cafe racer. Kami sangat takjub karena tantangan itu pun mereka terima dan berhasil diwujudkan dengan sempurna. Selamat kepada SMKN 8 Bandung! Proyek ini menjadi pembuktian nyata bahwa kreativitas putera-puteri Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata. Ke depannya kami berharap untuk tetap bisa memberikan yang terbaik bagi siswa-siswi SMK lewat sebuah proyek otomotif yang akan mengasah sekaligus menguji keterampilan mereka” ujar President & CEO PT Topindo Atlas Asia, Arief Goenadibrata.
“TOP 1 Classic 20W-50 merupakan oli yang cocok digunakan oleh motor bermesin empat silinder ini. Base oil TOP 1 Classic telah mengalami proses hydrocraked dan memiliki kemurnian 99,2 persen lebih baik ketimbang oli biasa. Aditif yang terkandung di TOP 1 Classic berfungsi untuk membersihkan mesin, mencegah pembentukan kerak dan sludge di sekitara silinder serta menghindari slip kopling,” lanjut Arief.
Teks/Foto: Tri/ist

