Oleh : agung satriyo /TAM
autoGlobemagz.com – Di penghujung akhir tahun 2015 ini Kinerja Ekspor PT.Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menunjukan hasil positif kinerja ekspor kendaraan utuh (CBU/Completely Built Up) bermerek Toyota, tercatat lebih dari 70 negara di kawasan Asia-Pasifik, Amerika Latin, Timur Tengah dan Afrika menjadi destinasi ekspor Toyota Indonesia. Di awal kwartal pertama hingga awal kwartal ke-empat 2015 (Januari-Oktober) telah mencapai 158.000 unit atau sekitar 90% dari target tahun ini sebesar 175.000 unit.
Saat ini Toyota memiliki market domestik sebesar 53% dan 47% market Ekspor.Dari data yang di peroleh penjualan ekspor atas beberapa lini produk Toyota mencatat, pada segmen sedan , Vios terdepan dan terlaris dengan angka ekspor sejumlah 44.000 unit, disusul oleh Segmen SUV Fortuner di posisi kedua sebanyak 42.000 unit. Kijang Innova memberi kontribusi sebanyak 14.000 unit. Sedangkan model lainnya yaitu Avanza, Town Ace/Town Lite, Agya, Rush, dan Yaris berhasil menembus angka 58.000 unit.
Total keseluruhan, volume ekspor CBU Januari-Oktober 2015 ini mengalami peningkatan sebesar 19% dibandingkan periode yang sama di tahun 2014 sebanyak 133.000 unit. Selain CBU, kinerja ekspor atas kendaraan terurai (CKD/Completely Knock Down) tercatat sebanyak 37.000 unit untuk destinasi Filipina, Malaysia, Vietnam, Venezuela, Mesir, Kazakhstan. Tak hanya itu mesin utuh bensin (engine) sebanyak 44.000 unit, mesin utuh etanol sebanyak 7.000 unit, dan komponen kendaraan 45,6 juta buah.
I Made Dana Tangkas, Direktur Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN mengatakan ,“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah hingga dukungan dari semua rantai pemasok, sehingga memberikan kesempatan yang luas bagi kami untuk bisa mempertahankan performa ekspor di tengah kondisi ekonomi dunia yang tengah hadapi banyak tantangan, dan semuanya dapat kami penuhi dan terlewati maksimal secara target dan market destinasi.
Toyota Indonesia berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat Indonesia sesuai dengan semangat Toyota Berbagi (Bersama Membangun Indonesia) melalui penyediaan produk dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, menjadi bagian dari perkembangan industri otomotif nasional, serta berperan aktif dalam Pendidikan dan Kegiatan sosial kemasyarakatan. (*)

