Pendidikan Vokasi di Indonesia Masih Rendah

Polman Astra Wisudafoto : satuindonesia.com
” Give More Complain Less “
autoGlobemagz.com – Ditengah rendahnya jumlah siswa di Indonesia yang mendaptkan pendidikan Vokasi, membuat pemerintah fokus meningkatkan pernan sistem pendidkan vokasi melalui jalur sistem pendidikan yang ada di Politeknik.
Berdasarkan Data Pendidikan Tinggi Kementrian Riset dan Teknologi 2015 menyebutkan ,” Indonesia hanya memiliki 262 POLTEKNIK atau 6% dari 4.300 perguruan tinggi. Sampai saat ini jumlah mahsiswa Politeknik baru mencapai 2,3% atau 234.495 orang, dari 262 POLTEKNIK ini, pengelolaan didominasi oleh swasta sebesar 63% sisanya di kelola oleh kedinasan 20% dan pemerintah hanya 17%, jumlah tersebut adalah hanya bagian kecil dari total 10 juta mahasiswa di perguruan tinggi yang berada di Indonesia.
Sebagai perbandingan di beberapa negara industri maju seperti Jerman, Indonesia masih tertinggal jauh, di negri mercedes benz itu latar belakang pendidikan yanbg berbasis Vokasi jauh lebih tinggi yakni 64% dibandingkan pendidikan akademis yang ada di Universitas yang hanya 18%.
Mentri Riset dan Teknologi, Mohamad Nasir mengatakan, “ Angkatan kerja yang mampu berdaya saing internasional dan berkualitas dapat membantu ketahanan ekonomi yang bertumbuh dan stabil, saat kunjungannya ke POLMAN ASTRA  beberapa waktu lalu ia menambahkan, “ POLMAN ASTRA adalah contoh salah satu Institusi pendidikan berbasis Vokasi yang ada di Indonesia.
POLMAN ASTRA menerapkan sistem pendidikan Duales System yakni menerapkan 65% praktek atau magang industri dan 35% teori, sistem pendidikan ini pun sejalan dengan insiatif pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jerman untuk mengembangkan dan bekerjasama dalam pendidikan vokasi yang berada di Jerman.
Direktur Polman Astra Tony Harley Silalahi mengatakan,“Kunci sukses Politeknik Manufaktur dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang mampu menyerap kontribusi industri adalah mendukung program Technical Vocational Education and Training (TVET) itu sendiri. Kerjasama antara Pemerintah, industri dan instistusi berbasis TVET nantinya akan mejadi solusi mutual benefit, nantinya.”
Saat ini Tenaga pendidik internal di Politeknik Manufaktur Astra memiliki dua instruktur Automotive Maintenance Polman Astra yang tengah menempuh pendidikan Meister di Alfons Kern Schule Jerman. Beberapa instruktur di Polman Astra memiliki grade pendidikan sampi S3 dan memiliki sertifikasi kompetensi teknikal.
oleh : agungsatriyo/Astra
Info lebih lanjut bisa klik di www.satuindonesia.com

admin

autoGlobemagz.com adalah situs berita komunitas otomotif untuk Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *