Assembly Production line at PT.TMMIN Karawang Plant 2
autoGlobemagz.com – Bagaimana cerita lahirnya sebuah mini MPV atau Multi Purpose Vehicle All New Sienta di Indonesia. Di balik nama yang berarti Tujuh dalam bahasa Spanyol ini, Sienta adalah produk kelanjutan dari suksesnya Toyota Kijang Innova yang menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.
Reputasi baik tentang kendaraan keluarga yang selama ini di produksi oleh Toyota adalah yang menjadi modal awal kepercayaan diri akan pangsa pasar dalam menentukan seberapa besar respek sebuah konsep awal yang melatarbelakangi lahirnya All New Sienta, Toyota yakin konsep ini akan berhasil walaupun awalnya Sienta memang di peruntukkan hanya destinasi market di Jepang dan di produksi oleh Toyota Motor East Japan (TMEJ) yang berbasis di Industri Sendai Jepang artinya Sienta yang di produksi di Jepang belum tentu dengan mudah memasuki market dan kultur di Indonesia, ini adalah tantangan bagi Toyota sendiri.
Melalui proses panjang diskusi, negosiasi dan riset Toyota Indonesia , akhirnya konsep kendaraan Modern, Active and Fun serta berfitur mesin unggulan (2NR-FE) yang di pilih Toyota Motor Manufacturing Indonesia terwujud sekaligus untuk pertama kali menandatangani kerjasama dengan Toyota Motor East Jepang.
Assembly Line Production PT.TMMIN Karawang Plant 2
Sebenarnya perjalanan Sienta telah ada sejak 5 tahun lalu sejak 2011 , dan itulah yang di inginkan oleh Toyota Indonesia. Tim ini secara serius kontinyus meriset dan bagaimana menciptakan sebuah mini MPV yang sesuai dengan kebutuhan selera “ Indonesian Taste” yakni dengan perhitungan environment , lokal geografi juga kultur keluarga di Indonesia.
Toyota All New Sienta sebagian besar produksi komponen dan perakitannya di lakukan di Toyota Motor Manufacturing Indonesia Karawang Plant 2, Karawang Engine Plant 3 dan Sunter Plant 2 di Jakarta dengan rantai pemasok lokal sebanyak 139 industri lokal yang menguntungkan bagi sektor UKM yang ada di Indonesia, vendor kecil itu berevolusi menjadi perusahaan besar yang berdaya saing global dan dididik sendiri oleh Toyota Indonesia.
Pada tahap Production Trial , unit Sienta di Jepang di boyong ke Indonesia untuk di lakukan beberapa tes kondisi lokal, tidak sampai disana sepanjang empat tahun periodik sejak 2011, Toyota Indonesia mengirim 100 Engineer dan 70 tenaga ahlinya untuk belajar khusus dan merakit Sienta di Toyota Motor East Jepang.
Setelah memakan waktu selama 6 bulan Produksi Trial di 2015 hingga masuk tahap confirmation stage atau mampu di produksi secara massal dengan segala macam tes kondisi akhirnya Sienta lolos uji dan inspeksi hingga bisa di produksi secara massal.
oleh : agungsatriyo
