Imbas Covid-19, Kemenperin Usulkan Stimulus Fiskal dan Non Fiskal Bagi Industri Otomotif

autoglobemagz.com- Wabah Pandemi Covid-19 telah menjadi imbas bagi sektor industri, industri otomotif salah satunya yang menjadi pilar pada perekonomian nasional.

Seperti diketahui, Industri otomotif memiliki kontribusi signifikan terhadap produk domestik bruto (PDB) khususnya terhadap PDB nonmigas sebesar 3,98 persen pada 2019.

Sebagai jalan keluar , Kemenperin telah mengusulkan pemberian stimulus fiskal, non-fiskal, dan moneter untuk pelaku industri otomotif nasional.

Gaikindo menyebutkan, Stimulus fiskal Kemenperin memberikan relaksasi Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21, 22, dan 25 selama enam bulan, restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) dipercepat selama enam bulan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No 23/2020, serta memberikan pengurangan bea masuk impor.

Sementara stimulus non-fiskal diberikan dengan skema penyederhanaan atau pengurangan larangan dan atau pembatasan (lartas) ekspor dan impor untuk bahan baku, percepatan proses ekspor-impor untuk trader bereputasi, serta penyederhanaan proses ekspor-impor melalui National Logistic Ecosystem (NLE).

Adapun stimulus moneter akan diberikan berlandaskan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No 11/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) dan Relaksasi Program Jaminan pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJamsostek).

oleh : MT

admin

autoGlobemagz.com adalah situs berita komunitas otomotif untuk Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *