Honda Bandung Center Ungkap Strategi Bisnis Di Masa Pandemi

autoglobemagz.com-  Honda Bandung Center  mengumumkan secara resmi up-date terbaru dan strategi bisnis menghadapi pandemi covid-19 melalui Virtual Media Gathering yang di gelar Sabtu, 29 Agustus 2020.

Pada pertemuan melalui TV meeting bersama media, Direktur Honda Bandung Center Iwan Tjandradinata  mengungkapkan,” Seperti diketahui  pandemi covid adalah hal yang baru, semua mengalami perubahan cara hidup  termasuk cara berbisnis salah satunya berinteraksi dengan TV meeting online, ujar Iwan.

Walaupun demikian Iwan berharap semua mampu menjalankan fungsinya masing-masing. Sejak covid 19 pada bulan maret hingga Mei market Honda di Jabar alami terjun bebas bahkan mengalami titik terendah hanya raih angka 10% total penjualan, lanjutnya.

“Namun seiring waktu pada periode juli market share Honda mulai merangkak naik sebesar 17,8% hanya turun tipis dari tahun sebelumnya di periode yang sama,” terang Iwan.

Iwan melanjutkan, memasuki Agustus ini market cenderung berubah dan menunjukkan tren positif bahkan hingga akhir tahun diprediksi market share Honda di Jabar bisa tumbuh diatas 50-60%, apalagi Honda masih bertahan  pada peringkat kedua di Jabar, tegas Iwan.

Strategi Bisnis HBC

Junior Operasional Manager Honda Bandung Center Kevin Hartono mengatakan, Sepanjang masa sulit pandemi tantangan berat market dan bisnis tentunya dialami semua pihak, termasuk diler mobil. terhadap market dan penjualan dampaknya sangat terasa, ujar Kevin.

Untuk total market sepanjang 2019 sebenarnya sudah stabil dan alami peningkatan, namun sejak Februari hingga Mei market mulai berubah dan penjualan mengalami penurunan sebesar  2.000 unit.

Sedangkan total penjualan secara unit Maret hingga Juli Honda mencatatkan angka sebesar 5.441 unit.

Kevin menjelaskan, Di awal new Normal periode Juni -Juli Honda memiliki strategi bisnis agar market bisa terjaga dan stabil salah satunya dengan memperkuat penjualan secara online.

Selama ini pihaknya merangkul E-Commerce seperti (Bli-Bli.com) dengan memberikan kemudahan-kemudahan belanja secara online dan menawarkan program-program cashback buat konsumen, papar Kevin.

Sedangkan untuk pameran pameran secara virtual masih harus di evaluasi dan masih terus dipelajari.

Selain itu strategi bisnis lainnya, Honda melakukan efisiensi salah satunya mengurangi tenaga penjualan (sales). Semua penghematan terjadi termasuk dalam operasional seperti biiaya listrik, kebersihan, alat tulis dan lain lain.

Intinya banyak kebijikan kebijakan baru yang harus diterapkan agar tetap bertahan dan stabil.

Strategi lainnya, Penjualan online ini menjadi solusi yang paling cocok dengan memperkuat digital market. Melalui pameran virtual harus terus di evaluasi, karena di beberapa wilayah pinggiran masih belum cocok dengan online, pungkas Kevin.

oleh : agung satriyo

 

 

 

admin

autoGlobemagz.com adalah situs berita komunitas otomotif untuk Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *