Willy Maulana Dari Hobi Jadi Pintu Rejeki

BANDUNG | autoglobemagz.com – TANPA disadari, kenangan masa kecil seringkali menjadi inspirasi hidup di kala dewasa. Bahkan, dari memori itu, bisa menjadi sumber penghidupan. Itulah yang dijalani Willy Maulana saat ini. Berbekal kenangan manis itulah, ditambah kepiawaiannya dalam mendesain, Willy (36) kini dikenal sebagai pembuat diecast custom handmade.Nama Willy sudah berkibar di berbagai situs online seperti di forum jual beli www.kaskus.us. Kalau di komunitas diecast, seperti www.indodiecast.com, bisa dibilang Willy adalah mbahnya diecast custom. Brand produk bikinannya ialah hyperblast.“Pertamanya sih iseng-iseng saja. Ya, sambil mempraktikan ilmu desain grafis saya. Terus coba-coba buat replika diecast. Saya posting di internet. Eh, banyak yang pesen. Dari sana akhirnya jadi keterusan dan banyak orderan,” kata Willy ditemui autoGlobe di rumah sekaligus bengkel diecastnya di Jln. Atlas, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

Pemesan produk hyperblast tidak hanya dari para diecaster, tapi juga instansi pemerintah, militer, kepolisian, dan perusahaan-perusahaan swasta. “Kepolisian sudah sering pesan diecast untuk berbagai jenis kendaraannya. Begitu juga untuk militer, mulai dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, hingga Angkatan Udara. Pemda-pemda juga banyak. Perusahaan swasta juga demikian,” katanya.

Produk-produk hyperblast buatannya memiliki berbagai ukuran seperti 1 : 43 hingga 1 : 64 yang terkecil. Harganya bervariasi mulai dari Rp 50.000,00 hingga jutaan rupiah tergantung dari keistimewaan tiap produknya. “Harganya mungkin agak lebih mahal dari produk massal lainnya soalnya ini memang handmade dan tidak banyak dibuatnya. Malah seringkali satu jenis kendaraan hanya saya buat satu,” bebernya.

Pemesan hypblast hampir ada dari seluruh Indonesia. Dari luar negeri juga ada seperti Singapura dan Australia. “Sebenarnya dari luar negeri, banyak juga yang memesan. Tapi karena saya tidak tahu bagaimana urusan transfernya dan pengirimannya, saya lebih memilih menolak. Seperti dari beberapa negara di Eropa, Jepang, dan Amerika, ada pesan. Tapi karena mahal, ya saya tolak dengan halus. Yang bisa saya penuhi paling yang dekat-dekat saja seperti Singapura dan Australia,” tuturnya.

Produk termahal yang pernah Willy buat ialah ketika mendapat pesanan pembuatan diecast pesawat. Sebuah diecast pesawat pesanan maskapai penerbangan nasional, dia lepas dengan harga Rp 8 juta. “Karena memang pembuatannya rumit dan sangat detil. Sebenarnya bukan soalĀ  nilainya, tapi keistimewaan dari diecast itu,” ucapnya.

Selain melayani pembuatan baru, Willy juga bisa merestorasi dan memodifikasi diecast para konsumen. “Mau dibuat kembali seperti aslinya atau dimodifikasi apakah itu hot road, off road, atau apapun. Tergantung keinginan konsumen. Tentunya dibicarakan dulu dengan konsumennya. Misal, konsumennya ingin seperti apa. Lalu saya buatkan dulu beberapa desainnya. Jika cocok, baru dibuat. Lama pembuatan, tergantung tingkat kesulitan. Kalau restorasi saja, misal dicat kembali dan diperbaiki beberapa itemnya, dua atau tiga jam juga bisa. Tapi tergantung cuaca. Kalau hujan terus, ya agak lama juga keringnya.

JeepKebanyakan produk-produk hyperblast adalah kendaraan 4×4 atau jip, mulai dari TLC atau yang dikenal dengan Toyota Hardtop, Land Rover, Wrangles, dan lainnya. Namun seringkali dia juga mendapat pesanan mobil-mobil unik lainnya, khususnya dari penggemar dan kolektor. “Seperi peugeot, mercedes benz, dan lainnya. Khususnya untuk tipe-tipe lama,” kata Willy.

Kesukaannya pada mobil jenis jip, tak terlepas dari ingatannya di masa kecil. Saat kecil, mobil yang paling akrab ditumpaki ialah Toyota Hardtop milik kakeknya yang veteran perang. Mobil itu tersebut sering dipakai kakeknya untuk pergi ke Sumatra. “Soalnya kakek juga punya usaha di Lampung. Jadi sering bolak-balik ke sana,” kata Willy, sambil menunjukkan beberapa foto masa kecilnya di depan mobil kakeknya itu.

Karena punya nilai historis, mobil itu tidak pernah dijual dan kini dipakai kakaknya. Nyaris semuanya masih orisinil kecuali di bagian mesin ada yang direstorasi. “Salah satu proyek saya yang paling terkenang ialah membuat custom toyota hardtop untuk tipe FJ40. Gambarnya saya launch di internet, termasuk ke website bengkel restorasi khusus FJ40, FJ43, dan FJ45 di California di Amrik sono. Label bengkelnya ICON TLC,” ujarnya.

Ternyata email itu ditanggapi positif oleh ICON TLC. Dan kebetulan ICON TLC sedang merestorasi FJ40 dengan desain persis diecast yang Willy buat replika. “Mereka sangat berminat membelinya. Tapi karena bingung soal pengiriman tadi, saya tolak dengan halus. Yah, saya bilangnya, hanya buat satu saja dan tidak akan dijual. Koleksi pribadi. Padahal sebenarnya saya jual juga tapi khusus di Indonesia saja. Gak repot,” katanya.

Bahan diecast FJ40 masterpiece-nya itu, Willy ambil dari Ebbro FJ40v skala 1:43. Seluruh body FJ40 di-make over. Kabin hardtopnya dilepas. Pintu diganti pakai versi pintu tipe jip (handmade). Spion dipindah ke pintu. Lalu ada tambahan lampu sign/hazard di bawah grill depan seperti FJ40 lansiran 1968. Kaki-kaki ditambah ketinggiannya. All body repaint dengan 4 lapisan cat.

Interior pun diganti semuanya memakai jok tipe bucket seat plus roll cage lengkap dengan safety belt-nya. Ada juga aksesoris tambahan seperti ARB bumper tipe vintage plus bullbar dan bumper belakang, warn winch lengkap dengan dudukan hook, openable soft top canvas, freelock kedua rims depan, jerry can belakangĀ  dan lainnya. “Semua aksesorisnya handmade. FJ40 itu akhirnya dia jual ke konsumen di Menado dengan harga Rp 3 juta. Saking kesengsemnya itu konsumen, dia bela-belain terbang ke Bandung hanya untuk mengambil barang pesenannya itu,” ujar Willy.

Di balik kesukseannya itu, Willy masih menyimpan hasrat terpendam. Dia ingin lebih banyak lagi orang yang bisa membuat diecast custom. Karena itulah, dia aktif di sebuah komunitas diecast untuk sharing pengalaman sekaligus berdiskusi jika ada teman-teman diecaster yang berminat meng-custom diecastnya. “Diecast yang awalnya hobi, kini bisa menjadi pintu rejeki,” pungkasnya.

Teks/Foto : Dipo/Agung

admin

autoGlobemagz.com adalah situs berita komunitas otomotif untuk Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *